Salah satu sorotan utama malam itu adalah teater musikal yang mengangkat kisah asal usul Minangkabau "Adu Kerbau". Dengan persiapan yang singkat dan keterbatasan sumber daya, 11 mahasiswa ditambah 6 orang dokter muda berhasil menampilkan perpaduan akting, musik, dan tarian yang memukau. Properti dan kostum yang disiapkan dengan detail semakin memperkuat nuansa cerita, sementara profesionalisme para penampil dalam berlatih dan tampil memastikan kelancaran acara.
Penampilan Tari Piring yang memukau, dengan atraksi menari dengan lilin dan menginjak serta memecahkan piring, memberikan hiburan yang tak terlupakan bagi tamu undangan. Meskipun demikian, tim tari menyadari pentingnya evaluasi untuk meningkatkan kualitas penampilan di masa mendatang. Secara keseluruhan, Malam Puncak Dies Natalis ke-69 FK UNAND menjadi bukti nyata bakat dan semangat mahasiswa dalam merayakan momen bersejarah fakultas mereka, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi seluruh hadirin.